Spy x Mahaefams • Fever (1.)
Haechan terbangun bergegas ke kamar putri sambungnya begitu mendengar rengekan dari kamar itu.
“Diana?! Duh badan kamu kok panas sayang?” Ucapnya panik sambil mengecek kondisi sang putri. Dia pun bangkit sambil membawa putrinya dalam pelukan kemudian berlari ke kamar Mark.
“Mark! Bangun Dian—”
Tiba-tiba pintu terbuka dan terlihat Mark yang hanya memakai celana tidur dan kaos kutang. Matanya tertuju ke sang putri yang sedang di gendong.
“Diana kita bawa ke dokter!”
Tangan Haechan menyegat pria itu, “Mark, pakai bajumu dulu. Kebetulan tetangga kita di lantai 4 seorang dokter anak, aku ke tempatnya dulu kamu jagain Diana!”
Wajah Mark memerah malu, tapi dia segera membawa putrinya dalam pelukan dan mencoba menenangkan gadis kecil itu.
Tak lama Haechan kembali dengan seorang pria paruh baya. Dia mengecek kondisi gadis kecil itu, sedangkan Mark menggenggam tangan Haechan mencoba menenangkan dirinya maupun pria itu.
“Mr. Forger, Dik Diana mengalami influenza biasa. Tolong jaga dengan baik suhu tubuh anak-anak di musim pancaroba sekarang ya. Untuk resep obatnya bisa diambil di tempat saya.”
“Terimakasih banyak, dokter.”
“Ya, sama-sama.”
Haechan mengantarkan pria paruh baya itu sambil menebus obat. Saat di jalan pulang, pikirannya berkecamuk saat melihat Diana yang terbaring dengan badan panas. Hatinya sedih sekali melihat itu. Begitu sampai, matanya tertuju ke sang suami yang sedang memeluk putri mereka.
“Mark...”
“Iya?”
“Maaf aku gak bisa jagain Dian—”
“Tidak masalah, Haechan. Kamu sudah cukup jadi sosok orangtua yang memenuhi kebutuhan Diana.”
Refleks, Haechan memeluk Mark yang sedang menggendong putri mereka.
Kenapa Haechan bisa sangat lucu jika emosional begini? batin Mark.
“Aku masak sarapan untuk Diana dulu ya sebelum minum obatnya.” Ujar Mark sambil memberikan gendongan Diana pada Haechan.
Pikiran Haechan berkecambuk, menyalahkan dirinya yang dirasa tidak mampu mencegah demam ini.
“Papiii nggak salah...” gumam Diana kecil lalu kembali tertidur.
Senyum Haechan pun tertampang di wajahnya yang sedikit merona.